facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pegawai KUA Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Perbaiki Sound System

Andi Ahmad S Kamis, 19 Mei 2022 | 19:48 WIB

Pegawai KUA Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Perbaiki Sound System
Ilustrasi listrik

Pegawai yang ditemukan meninggal dunia itu yakni Mustafik (25) pemuda asal Kabupaten Lamongan.

SuaraJabar.id - Seorang pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Sukodadi ditemukan meninggal dunia diduga tersengat listrik saat perbaiki sound system.

Pegawai yang ditemukan meninggal dunia itu yakni Mustafik (25) pemuda asal Kabupaten Lamongan.

Korban pertamakali ditemukan oleh ibunya sendiri. Kala itu, ibunya curiga karena Mustafik tak pulang seharian ke rumah. Merasa ada yang janggal ia lalu menghampiri tempat kerja anaknya di KUA setempat.

Setelah ditemukan, sang ibu Masrurotul Miskiyah begitu terkejut. Anak kesayangannya itu sudah terbujur kaku tak berdaya sambil memegangi mic. Dari situ lah muncul dugaan jika anaknya tewas tersengat listrik.

Baca Juga: Kemenperin Resmikan Fasilitas Pembelajaran Mobil Listrik Toyota di Karawang

Kapolsek Sukodadi, Iptu Moch Lazib dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Dan sejumlah anggota telah diturunkan untuk melakukan olah TKP. Korban berada di KUA karena bekerja sebagai tenaga lepas bersih-bersih.

“Menurut info di lapangan yang bersangkutan biasanya jaga malam di Kantor KUA. Korban hendak mempersiapkan acara pada pagi harinya,” katanya saat dikonfirmasi, dikutip dari Suara, Kamis 19 Mei 2022.

Dijelaskan, korban pertama kali ditemukan tidak berdaya oleh ibunya sendiri, pada pukul 06.00 WIB. Selanjutnya, sang ibu mengabari suaminya dan warga lain. Kabar itu begitu cepat menyebar hingga ke petugas polsek.

“Kami langsung turunkan petugas di lapangan. Untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan,” bebernya.

Lazib menuturkan, korban dievakuasi dengan ekstra hati-hati karena dikhawatirkan masih ada aliran listrik di sejumlah perangkat sound sistem tersebut. Sebagian diantara saksi ada yang mematikan saklar meteran saat warga hendak mengevakuasi korban.

Baca Juga: Warga 39 Distrik Pedalaman Papua Dapat Lampu Penerangan Tenaga Surya

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Sesuai pemeriksaan awal, korban diduga karena tersetrum aliran listrik,” pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait