facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polda Papua: Korban Meninggal Alami Luka Robek di Bagian Perut

Muhammad Yunus Kamis, 07 Juli 2022 | 11:03 WIB

Polda Papua: Korban Meninggal Alami Luka Robek di Bagian Perut
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal [KabarPapua.co]

Kericuhan di Kantor Bupati Paniai

SuaraSulsel.id - Kepolisian Daerah Papua menyebut korban meninggal akibat luka robek pada bagian perut. Saat kericuhan di Kantor Bupati Paniai, 5 Juli 2022.

Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, korban meninggal diketahui bernama Donatos Nawipa, akibat mengalami luka robek pada bagian perut.

“Setelah dibawa ke RSUD Madi, salah satu warga bernama Donatos Nawipa telah meninggal dunia akibat luka robek pada bagian perut,” kata Kamal.

Amuk massa juga merusak rumah Bupati Paniai serta melakukan penganiayaan terhadap 2 personel Polres Paniai yang melakukan pengamanan kediaman bupati. Beruntung salah satu anggota berhasil menyelamatkan diri.

Baca Juga: Polda Papua Diminta Investigasi Pemasok Amunisi ke KKB Papua

“Namun Bripda Roi sempat menyelamatkan diri, sedangkan Briptu Pimlipki mendapat penganiayaan oleh massa sehingga mengalami luka akibat terkena benda tajam pada kaki kanan (luka robek) dan saat ini dalam penanganan medis,” jelasnya.

Saat ini personel Polres Paniai masih melakukan pengamanan Kantor Bupati dan melakukan patroli di wilayah hukum Polres Paniai untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kapolres Paniai sudah mengambil langkah-langkah penanganan dan berusaha untuk melakukan negosiasi dengan para kepala kampung menenangkan massa di tiap-tiap kampung agar tidak melakukan aksi anarkis,” ucap Kamal.

Kronologi Kericuhan

Kamal menjelaskan, kericuhan ini berawal dari Rapat Badan Musyawarah (Bamus) hingga terjadi ketidakpuasan salah satu pihak dan terjadi perusakan pintu terali besi Kantor Bupati Paniai. Pihak tersebut juga melakukan penyerangan dengan melempar batu, kayu ke arah pintu, jendela dan ke arah anggota yang melaksanakan pengamanan.

Baca Juga: Polisi Bubarkan Paksa Pengunjuk Rasa di Kantor Bupati Paniai, Satu Warga Dilaporkan Tertembak

“Anggota yang melakukan pengamanan di dalam meminta bantuan dari Polres Paniai untuk upaya melarai kericuhan. Pada saat bantuan datang dari Polres Paniai, sudah terjadi keributan yang mana massa melakukan perusakan di kantor Bupati Paniai. Anggota pun melakukan tindakan untuk membubarkan massa dengan menggunakan gas air mata,” ujar Kamal.

Setelah massa berhasil keluar dari halaman Kantor Bupati, Kamal melanjutkan, anggota mendapat informasi bahwa ada 2 orang masyarakat yang terluka dan selanjutnya di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Madi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait